Saturday 27th November 2021,

Bali Classic Motor Show 2016, Apresiasi Mobil Klasik dan Kisah Melatarbelakanginya  

Bali Classic Motor Show 2016, Apresiasi Mobil Klasik dan Kisah Melatarbelakanginya  

Menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-71 dan hari jadi ke-58 Pemprov Bali,  Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Bali menyelenggarakan Bali Classic Motor Show pada 14-21 Agustus 2016 di Lotte Mart.

Sesuai dengan umur kemerdekaan, mobil klasik yang dipamerkan berjumlah 71 unit dari mulai jenis seperti  Ford A 1913, Dodge Brothers 1920, Trio Hudson, Essex dan Vauxhall yang mewakili era sebelum perang dunia I serta Plymouth peninggalan Ibu Negara Fatmawati. Disamping itu terdapat beberapa mobil klasik yang menjadi favorit seperti tipe Chevy Bellair dari tahun 1955, 1956 dan 1957.

Terdapat juga mobil peninggalan Presiden RI Pertama, Bung Karno yang diantaranya Yanka Limousine 1959 Chica yang berlatar belakang pemberian Presiden Soviet (Rusia) tahun 1961 dengan kapasitas mesin 7.000 cc dan Buick Super 8 yang diproduksi pada tahun 1949 hingga 1953. Mobil ini pernah digunakan Jendral Mallaby pada pertempuran di Surabaya 10 November 1945.

Jpeg

Ketua PPMKI Bali, dr. Mahayasa mengatakan mobil-mobil itu tidak hanya sudah berusia, namun juga menjadi bagian dari saksi sejarah proses kemerdekaan Indonesia. Jos Dharmawan, Pembina PPMKI Bali menerangkan mobil klasik ini dulunya pernah digunakan oleh para pendiri bangsa dan pahlawan dalam berjuang melawan penjajah, jadinya secara tidak langsung ikut berjasa dalam kemerdekaan.

Maka dari itu, Jos menegaskan saat ini sebagian dari mobil itu ada yang terlupakan, tidak terpelihara dengan baik, bahkan ada yang nyaris terkubur di dalam tanah.

Ajang pameran mobil klasik ‘Bali Classic Motor Show’ direncanakan menjadi agenda pariwisata yang bertajuk wisata otomotif yang diharapkan mampu berkontribusi sebesar 5% dari  total segmen pariwisata di Bali.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Tjokorda Artha Ardhana Sukawati mengatakan pameran mobil dan motor klasik yang dilaksanakan oleh klub Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Bali ‘Bali Classic Motor Show’ pada 14-21 Agustus 2016 itu akan diselipkan dalam agenda program wisata oleh agen biro perjalanan untuk dipromosikan ke mancanegara khususnya menyasar para wisatawan penghobi mobil atau motor klasik.

Jpeg

“Banyak para wisatawan terutama dari kalangan komunitas mobil klasik dari luar negeri yang akan tertarik dengan agenda even ini,” ujar Mantan Bupati Gianyar yang akrab dikenal dengan Cok Ace ini.

Selain pameran, pihaknya saat ini sedang membangun museum khusus memajang mobil kuno yang mempunyai kisah sejarah, terutama pada zaman kemerdekaan dulu. Berlokasi di Ubud, Gianyar, rencananya museum yang juga digagas bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Gianyar ini mengambil tempat di Singakerta dengan luas setara dengan stand 300 unit mobil.

“Realisasi saat ini sekitar 70%, tinggal menunggu proses teknis administrasi saja,” jelas Cok Ace yang juga ikut sebagai Pembina PPMKI Bali.

Nissan Bali

Leave A Response


Partner Ship