Saturday 27th November 2021,

Ini dia, 7 perbedaan All New Sienta Jepang dengan Indonesia

Ini dia, 7 perbedaan All New Sienta Jepang dengan Indonesia

Kendati diproduksi di Jepang pertama kali pada tahun 2003, dan muncul kembali model barunya di tahun 2015, terdapat perbedaan All New Sienta yang diproduksi Toyota di pabrik Karawang, Indonesia.

Pertama, tentunya setelan setir yang disesuaikan dengan medan jalan yaitu di sebelah kanan dan kedua transmisi yang dikembangkan di Indonesia mempunyai varian manual. Ketiga, jika tuas transmisi yang digunakan di Jepang dirancang di atas, di bawah dashboard, tipe di Indonesia diposisikan di samping kursi pengemudi.

“Penyesuaian ini telah dilakukan berdasarkan kultur atau kebiasaan konsumen dalam mengemudikan mobilnya,” ujar General Manager (GM) Product Toyota Astra Motor (TAM) Sri Agung Handayani Sabtu (28/5) lalu.

Perbedaan berikutnya selain varian warna yang lebih konvensional, kurang lebih tidak terlalu ‘ngejreeng’, ukuran ruang diantara dasar dari ban kendaraan dengan bagian bawah chassis (ground clearance) di Indonesia lebih tinggi 25 mm yaitu 170 mm. Hal ini dikarenakan kondisi geografis jalan di Indonesia yang tidak rata, kadang melewati bebatuan dan lubang jalan.

Perubahan rancangan ini dilakukan bukan semata-mata apriori saja, TAM telah melakukan survey berdasarkan karakter konsumen di Indonesia sejak 4 tahun lalu. Termasuk desain eksterior Sienta yang melibatkan engineer muda.

Hal itu, menurutnya tidak lepas dari target posisi konsumen Sienta yang menyasar kalangan muda yang ingin mobil tujuh penumpang (MPV) yang lebih modern, stylish dan fun to drive.

Dari kandungan lokal yang diproduksi di Karawang telah mencapai 80%, bukan tidak mungkin Indonesia yang merupakan Negara pertama memasarkan All New Sienta di luar Jepang akan mengekspor ke Negara lain.

“Ini masih kita wacanakan,” sebut wanita yang akrab dipanggil Sri Agung tersebut.

Nissan Bali

Leave A Response


Partner Ship