Saturday 27th November 2021,

Libatkan SMA/SMK Bali, Toyota Lakukan Pengumpulan Sampah dan Penanaman di Hutan Mangrove

Libatkan SMA/SMK Bali, Toyota Lakukan Pengumpulan Sampah dan Penanaman di Hutan Mangrove

Sebagai bentuk kepedulian industri otomotif terhadap lingkungan, Toyota Motor Manufacturing indonesia (TMMIN) dalam program Toyota Berbagi, kembali melakukan penanaman bakau dan bersih-bersih kawasan hutan mangrove, By Pass Ngurah Rai, Denpasar.

Direktur TMMIN, Made Dana Tangkas menuturkan selama ini Toyota telah menanam lebih dari 1 juta pohon di berbagai wilayah Indonesia, tidak hanya di Jawa-Bali, melainkan juga Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan.

“Sebagai bentuk menjaga keselarasan hubungan manusia dengan Tuhan, sesamanya dan lingkungan sesuai filosofi Tri Hita Karana dalam Hindu, Toyota selama ini mempunyai prinsip 1 mobil 1 pohon, hal ini juga upaya untuk menyongsong pengurangan emisi 29%, di tahun 2030,” ujarnya dalam sambutannya hari ini, Rabu (19/4) di Mangrove Information Center, kawasan Tahura By Pass, Denpasar.

Langkah ini, menurutnya juga bagian dari menjaga keharmonisan antara korporasi, pemerintah dan lingkungan sehingga perlu didukung partisipasi dari perusahaan lain.

“Saat ini, Toyota yang terdiri dari 29 perusahaan pendukung dan lebih dari 300 ribu karyawannya, telah mendedikasikan untuk program CSR, upaya ini perlu juga didukung perusahaan lainnya,” ujarnya.

Tidak hanya kepedulian lingkungan, dalam waktu dekat Toyota akan merancang produk beras Toyota yang akan disalurkan kepada masyarakat yang belum mampu.

Secara umum, Made Dana melihat kondisi hutan Mangrove di kawasan Bali Selatan ini termasuk luas dan perkembangannya baik, namun tidak cukup sampai disitu, upaya pendayagunaan lebih lanjut perlu dikembangkan untuk dapat berdampak secara sosial, seperti dijadikan obyek wisata.

Terkait keterlibatan siswa SMA/SMK dalam kegiatan, Made Dana menambahkan tidak lain bertujuan untuk membangun jiwa dan mental generasi muda Indonesia sebagai generasi penerus masa depan terlebih nantinya diprediksi Indonesia akan mengalami bonus demografi pada tahun 2020.

Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta yang membuka kegiatan menyatakan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Terutama pada Toyota yang kerapkali mengadakan kegiatan CSR yang berkelanjutan tiap tahunnya.

Dalam kesempatan menghadiri konferensi tentang lingkungan, Sudikerta menekankan keberadaan hutan bakau memegang peranan yang sangat penting dalam kelangsungan ekosistem baik itu ekosistem hutan, air dan alam sekitarnya.

Menurutnya, keberadaan hutan bakau memiliki fungsi penting diantaranya sebagai pencegah abrasi, mencegah instrusi air laut serta mencegah terjadinya tsunami. Namun keberadaan hutan bakau dewasa ini kondisinya semakin memprihatinkan serta luasannya yang semakin berkurang yang salah satunya disebabkan oleh pendayagunaan wilayah pesisir yang semakin meningkat dan idak terkontrol serta  terjadinya alih fungsi hutan bakau.

Seluruh aktivitas tersebut memberi efek yang signifikan bagi lingkungan diantaranya berkurangnya biota laut, rusaknya habitat, abrasi serta terjadinya tsunami di pesisir pantai. Untuk itu berbagai upaya perlu ditempuh dalam melestarikan hutan bakau baik yang dilakukan  melalui rehabilitasi maupun restorasi.

Nissan Bali

Leave A Response


Partner Ship