Wednesday 08th December 2021,

Penjualan Mobil di Bali, Akhir tahun Diprediksi Mencapai 25.800 unit, Tahun 2017 Naik Tipis  

Penjualan Mobil di Bali, Akhir tahun Diprediksi Mencapai 25.800 unit, Tahun 2017 Naik Tipis  

Penjualan kendaraan roda empat di Bali akan diprediksi mencapai 25.800 unit, turun sebanyak 4.602 unit, dari tahun 2015 sebesar 30.402 unit. Disamping, faktor perekonomian yang tidak mendukung, daya beli konsumen pun tidak begitu mengangkat.

Perwakilan Asosiasi Otomotif Bali, Dodi Dikariawan menuturkan sejak 2 tahun terakhir penurunan angka penjualan turun signifikan dari puncak penjualan tahun terakhir pada tahun 2014 sebesar 37.816 unit. Sedangkan untuk prediksi penjualan di tahun 2017 mendatang, ia memperkirakan hampir sama dengan tahun ini, alias memang terjadi peningkatan walaupun tidak signifikan.

“Prediksi kondisi ekonomi tahun yang belum bisa dikalkulasi secara pasti, membuat para pengamat juga tidak yakin, jadinya ya hampir sama dengan kondisi saat ini,” ungkapnya.

Meski demikian sebagai praktisi otomotif, ia tetap optimis penjualan akan terjadi peningkatan seiring dengan para Agen Pemegang Merk (APM) juga mengadu strategi dengan produk baru. Dodi yang juga Kepala Cabang PT Mobil Nasional Intim (MNI) selaku dealer resmi Kia Bali menambahkan meski tren menunjukkan penurunan, tetapi tetap saja beberapa merk tetap penetrasi pasar dengan masuk dalam segmentasi yang baru atau pembaruan varian yang sudah ada. Hal ini menandakan optimisme industri otomotif terhadap perekonomian Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

Sementara itu, secara nasional menurut Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto, seperti yang dikutip dalam media Bisnis Indonesia menyatakan pertumbuhan pasar otomotif tahun depan akan mampu menembus di angka 1,2 juta unit, naik 4% atau berpotensi melonjak ke angka 10% dari tahun ini yang diprediksi mencapai 1,1 juta unit. Kondisi ini akan tercapai, menurutnya jika tidak ada gangguan terhadap perekonomian.

Ia menyebutkan adanya faktor yang mendongkrak pasar kendaraan roda empat pada 2017 adalah sukses kebijakan pengampunan pajak, pertumbuhan ekonomi yang stabil dan mulai menggeliatnya harga tambang dan komoditas. “Asalkan kondisi perekonomian tidak terguncang oleh konflik politik dan keamanan, semua faktor pengungkit pasar pun mulai positif sejak akhir tahun ini,” ujarnya.

Ia memprediksi peningkatan penjualan akan terjadi pada paruh kedua seiring dengan imbas pengampunan pajak yang dananya diutilisasi pada tahun depan, sedangkan menilik aktivitas tambang dan perkebunan yang mulai berjalan, segmen mobil komersial dalam waktu dekat akan mengalami lonjakan permintaan.

Nissan Bali

Leave A Response


Partner Ship