Thursday 27th July 2017,
Agung Toyota

Stickearn Mulai Rambah Bali, Penghasilan Tambahan dari Penempelan Iklan di Mobil

Stickearn Mulai Rambah Bali, Penghasilan Tambahan dari Penempelan Iklan di Mobil

Mau dapat penghasilan tambahan dari kendaraan, tetapi tidak mau repot mencari penumpang, mungkin penempelan iklan di mobil menjadi solusinya. Beberapa perusahaan start up kini telah menjajaki peluang bisnis ini salah satunya ya, Stickearn yang kini mulai merambah Bali.

Dari pantuan OtomotifBali.com di beberapa ruas jalan utama di Denpasar mulai tampak sticker penuh menutupi bagian bodi belakang mobil yang mempromosikan produk agen perjalanan berbasis aplikasi ternama. Namun jangan terkecoh, sebab mobil tersebut bukanlah kendaraan operasional dan para pengendara itu bukanlah staff perusahaan, melainkan mitra dari Stickearn yang bersedia menempel iklan di bodi mobil mereka. Ini terlihat dari keterangan logo Stickearn pada salah satu bagian sticker tersebut.

Mengutip dari techinasia.com, Stickearn adalah start up yang didirikan oleh Garry Limanata, Sugito Alim, Hartanto Alim dan Archie sejak 2016 lalu. Mereka saat ini telah mempunyai ratusan pengemudi dan mendapatkan pendanaan dari investor.

Sampai dengan awal 2017 lalu, Stickearn telah mendapatkan 10 perusahaan yang memanfaatkan layanan beriklan. Secara teknis untuk mengukur jarak tempuh para mitra dalam mengemudi, mereka memanfaatkan GPS pada HP smartphone pengemudinya.

Ketua Pengembangan Out of Home Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Pusat, Roy Guritno Wicaksono menuturkan saat ini mobilitas dari target audien sangat tinggi sehingga strategi iklan pada kendaraan dinilai efektif.

Ia tidak mempermasalahkan adanya peluang bisnis tersebut karena sudah umum di industri jasa periklanan, disamping itu menurutnya peraturan daerahnya juga sudah ada, hanya perlu penegakan autran dan akuntabilitas oleh Pemda.

“Pola beriklan sudah berubah, kalau dulu lebih ke brand awareness sekarang sudah ke arah bagaimana menjual produk,” ujarnya.

Dampaknya, ia menyebutkan sekarang belanja iklan konvensional kecuali melalui televisi akan menurun dibandingkan pola periklanan melalui digital.

Nissan Bali

Leave A Response


Partner Ship